Benatia kini sedih dengan kepergian Buffon - Taruhan188 merupakan Agen Resmi Cara Daftar Sbobet Bola dan Casino. Agen Resmi Piala Dunia 2018 Terbesar dan Terpercaya.
Medhi Benatia pun bicara mengenai mental juara Juventus yang
menjadi pembeda dari tim lainnya. Benatia pun sudah menyatakan kesedihannya
dari kepergian Gianluigi Buffon.
Juve pun sudah menutup musim ini, dengan dua gelar juara.
Juve pun sudah memenangkan scudetto dan menjuarai Coppa Italia.
Dengan mendapatkan scudetto, Juve pun sudah melanjutkan
dominasinya di Serie A yang sudah berjalan tujuh tahun terakhir. Sementara di
Coppa Italia, gelar juara tahun ini adalah yang keempat secara beruntun untuk
Juve.
"Perbedaan di Juventus yaitu napas kami adalah mental
juara. Ada pemain di sini yang setiap hari menunjukkan kepada Anda seperti apa
hidup di Juve," ujar Benatia kepada Sky Sport Italia seperti
dikutip Football Italia.
"Saya berpikir soal Gigi, Giorgio Chiellini, Andrea
Barzagli, Claudio Marchisio... orang-orang penting untuk siapa saja yang masuk
ke ruang ganti."
"Pelatih juga menjaga semua orang tetap rendah hati dan
kami meraih prestasi luar biasa."
Musim ini pun sudah menjadi musim yang terakhir Buffon saat
bersama Juve. Setelah 17 tahun, pemain tersebut pun sudah meninggalkan Juve.
Benatia pun mengaku sangat sedih dengan kepergiannya Buffon. Ketiadaan Buffon pun dinilai Benatia akan meninggalkan kekosongan di dalam tim
Juve.
"Saya sedih kapten pergi. Saya sudah bermain dengan
banyak pemain juara, tapi Gigi spesial, baik di lapangan maupun di luar lapangan,"
ucap Benatia.
"Kepergiannya benar-benar meninggalkan lubang besar di
Juventus," katanya.
Untuk Bermain Casino Online GD88 Dapat Mengikuti Panduan Cara Daftar GD88 Casino

Tidak ada komentar:
Posting Komentar